Sabtu, 03 Juni 2017

Perampokan Casino Besar di Filipina Dengan Menggunakan Senjata Api, 37 Dinyatakan Tewas

DOMINO 99


Kasus perampokan yang terjadi di Filipina menyatakan korban tewas hingga 37 orang yang dilakukan oleh perampok yang menggunakan senjata pistol di Hotel Resorts World Manila. Mereka tewas bukan karena tertembus peluruh yang ditembakkan oleh pelaku perampokan, namun mereka tewas akibat terlalu lama menghirup asap kebakaran furnitur yang dibakar pelaku di hotel tersebut.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyebutkan dari informasi Kedutaan Besar Indonesia di Manila tak ada warga negara Indonesia jadi korban penembakan.

"KBRI di Manila langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian begitu mendengar kabar ini. Hingga kini belum diketahui ada WNI jadi korban," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam jumpa pers di kantor Kemlu, Jakarta, Jumat (2/6).

Arrmanatha menyebutkan, kepolisian Filipina hingga kini masih menyelidiki motif pelaku. Namun, dia menambahkan kasus penembakan tersebut dianggap bukan terorisme.

"Mereka menyebutkan kasus ini bukan tindakan terorisme melainkan kriminal," imbuhnya.
Domino 99 - Si pelaku merupakan seorang lelaki mengenakan penutup wajah disebutkan ingin merampok. Namun, karena gagal menggasak harta benda, dia malah memilih bunuh diri. Pelaku mengenakan topeng merangsek masuk ke hotel sekitar pukul 01.30. Dia lantas menuju lantai dua dan masuk ke kasino serta tempat berbelanja dan mulai melepaskan tembakan. Dia mencoba merampok beberapa penjudi sedang berada di sana. Menurut Direktur Operasional Resorts World Manila, Steven James Riley, pelaku diketahui cuma satu. Dia sempat melihat wajahnya ketika pelaku membuka penutup wajah. Ciri-cirinya berbadan tegap, berkumis, dan fasih berbahasa Inggris.

Sempat beredar dugaan kalau aksi itu buat menciptakan teror. Namun, Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Ronald dela Rosa, membantahnya. Dia menyatakan jasad pelaku ditemukan saat fajar di sebuah kamar hotel. Kebetulan lokasi penginapan itu berada dekat Bandara Internasional Ninoy Aquino dan pangkalan Angkatan Udara Filipina. Domino 99

"Dia bunuh diri dengan cara membakar diri di kamar hotel 510. Dia tidur di ranjang kemudian menutupi tubuh dengan selimut dan mengguyurkan bahan bakar," kata dela Rosa.

Karena keadaan panik, sekitar 54 pengunjung mengalami luka-luka. Bahkan seorang petugas keamanan sampai tidak sengaja menembak diri sendiri. Namun lukanya tidak fatal.

Menurut dela Rosa, insiden itu diyakini murni perampokan karena pelaku tidak menyakiti siapapun dan langsung menuju ke ruang penyimpanan keping judi. Pelaku juga sempat menembak sebuah televisi layar lebar dan membakar sebuah meja.

Menurut petugas gawat darurat Rumah Sakit San Juan de Dios, Jeri Ann Santiago, kebanyakan pengunjung mengalami sesak napas akibat menghirup asap. Beberapa ada yang mengalami patah tulang dan retak.

"Tidak ada yang mengalami luka tembak," kata Ann.

Keping judi diambil pelaku senilai USD 2,27 juta atau setara PHP 113 juta berhasil disita. Polisi menyatakan masyarakat tidak perlu panik karena kejadian itu bukan aksi teror.

0 komentar:

Posting Komentar