Selasa, 31 Januari 2017

Fakta Cupang Dapat Mengakibatkan Kematian

AGEN POKER ONLINE


Fakta Cupang Dapat Mengakibatkan Kematian
Gigitan Cinta atau yang biasa disebut dengan cupang secara ilmiah tidak boleh dilakukan sembarangan, apalagi di tempat-tempat yang dapat berakibat fatal. Seperti yang dilakukan sepasang kekasih di Meksiko, seorang laki-laki meninggal dunia setelah mendapatkan cupang di leher dari sang kekasih yang kemudian cupang tersebut mulai membentuk gumpalan darah yang menyebabkan timbulnya stroke berat.

Julio Marcias Gonzales (17) mulai mengalami kejang-kejang saat ia duduk di meja makan dengan keluarganya. Hal itu terjadi setelah ia selesai makan malam dengan pacarnya. Paramedis pun bergegas ke rumah keluarga Gonzales di Iztapalapa, Mexico City, tetapi tidak mampu menyelamatkan nyawa laki-laki remaja itu.

Dokter mengatakan, isapan saat terjadi "gigitan asmara" itu yang menyebabkan darah pada pembuluh yang terkena mengalami pembekuan sehingga aliran ke otak Julio tidak berjalan.
BACA: Informasi hasil pertandingan, prediksi skor, top skor di Berita Bola

Agen Poker Online - Fakta Cupang Dapat Mengakibatkan Kematian
Agen Poker Online - Akibat terhambatnya aliran darah itu, Julio Gonzales pun menderita stroke. Pacarnya, seorang wanita berusia 24 tahun, dilaporkan telah menghilang setelah orangtua Julio menyalahkan dirinya atas kematian anak mereka. Agen Poker Online

Ini bukan kali pertama "gigitan cinta" telah menyebabkan stroke. Seorang wanita Maori berusia 44 tahun menderita stroke ringan setelah menerima "gigitan cinta" dari pacarnya, seperti dilaporkan Daily Mirror. Dokter berjuang untuk menemukan penyebab stroke sampai mereka melihat memar di sisi kanan lehernya.

Wanita itu mengatakan, kekasihnya menggigit lehernya beberapa hari sebelumnya. Petugas medis mengatakan, gigitan dekat arteri utama telah menyebabkan gumpalan darah, dan hal itu pula yang menyebabkan aliran ke jantung wanita itu terganggu sehingga ia mengalami stroke.

Wanita itu mengalami kehilangan gerak untuk lengan kirinya, dan kasus itu dilaporkan oleh New Zealand Medical Journal. Teddy Whu, salah satu dokter yang merawat wanita itu, mengatakan, akibat "gigitan cinta" ada banyak darah yang terisap ke area yang terkena gigitan.

1 komentar: